Kunci Immobilizer Hilang

Kunci Immobilizer adalah sebuah fitur yang terintegrasi dengan immobilizer dan ECU pada Mobil, dan sampai saat ini teknologi ini di tengarai sebagai sistem yang paling aman dari tindak pencurian kendaraan. Setidaknya untuk di Indonesia. Karena itu, aplikasi sistem kunci immobilizer ini mulai banyak diaplikasikan ke mobil-mobil kelas menengah , yang notabene paling banyak jadi incaran tindak kejahatan pencurian.

Sistem Kunci Immobilizer sendiri dari 3 pengaman, pertama dari gerigi besi kuncinya, alarm dan modul immobilizer-nya, kunci model ini terintegrasi pula dengan ECU mobil.

Sistem Kunci Immobilizer menggunakan sepasang chip komputer yang terletak pada kunci, yang mensinkronisasikan kode-kode password ke ECU mobil, via sensor transponder yang ada di sekitar selonsong (lubang kunci), untuk selanjutnya menyalakan mesin mobil.

Artinya, mobil hanya dapat dihidupkan, apabila kode elektronik pada chip dalam kunci mobil cocok dengan kode elektronik dalam ECU mobil. Kalo tidak sama kodenya, ECU tidak akan menarik bensin untuk menjadikan mesin menyala .

Namun meskipun terbilang aman, tapi ada saja permasalahan krusial yang akan dihadapi pemilik kunci immobilizer, terutama jika immobilizer keys tersebut hilang dan tak ada duplikatnya. Mau tidak mau harus ganti semua hardware yang berhubungan dengan sistem kunci itu.

Sebagai gambaran, selain mengganti dengan anak kunci dan selongsong kunci di kolom setir, pemilik mobil juga harus mengganti ECU mobil dengan yang baru. Fungsinya agar semua sistem bisa di-reprogram, dan kunci yang lama sudah tak bisa lagi digunakan ke mobil bersangkutan.

Kalo di Dealer resmi mobil tersebut, untuk melakukan pergantian , paling tidak harus keluar biaya sekitar Rp 15-20 jutaan tergantung mobilnya.
Namun tidak usah khawatir! Sebab problematika krusial itu kini bisa diselesaikan dengan jalan yang lebih mudah dan murah.

Cukup modifikasi selongsong-selongsongnya (di kolom kemudi dan pintu, Red) lalu bikin kunci baru,sambil menambahkan hal ini juga mensyaratkan reprogram untuk sistem di ECU karena chip kunci immobilizer-nya baru, dan bisa dikerjakan dalam waktu yang singkat. Untuk proses pengerjaan seperti ini harga pasaran di rentang Rp 1-2 juta tergantung mobil.

Selain itu, kami juga menyarankan pembuatan kunci immobilizer cadangan untuk yang tak ada cadanganya. Untuk yang ini, prosesnya lebih mudah karena hanya menyamakan data yang ada di kunci ke ECU. Tapi sedikit catatan,pembuatan kunci cadangan ini mesti disyaratkan menyertakan BPKB dan STNK, untuk menghindari kesalahpahaman. Dan rentang harganya Rp 1,3 sampai 3 jutaan tergantung jenis mobil.

Lantas karena kunci immobilizer biasanya terdapat casing yang berfungsi untuk menempatkan chip dan alarm, maka akan rentang pecah jika jatuh atau tertindih. Untuk masalah seperti ini, silakan mengganti casing-nya saja dengan menyiapkan dana Rp 450 ribu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 

@duniakunci
Powered by WordPress. Website Designed and developed by Ery Subagio